Ribuan kata itu seolah-olah masuk mengalir diantara jari-jemariku yang telah lama kaku membeku
Ya...
Ada keegoisan didalamnya, yang tak ingin ada yang menandinginya
Tak ingin ada yang menyainginya...
Tuhan... setiap detik di masa lalu itu ingin ku simpul kembali
Dalam rajutan kata-kata emas yang lebih berharga
Biarlah setiap kata-kata ini... hanya aku dan Engkau yang Tahu
Karena walaupun tak sulit untuk aku memahaminya,
Sangat sulit sekali untuk orang lain melakukannya...
Termasuk Dia...
Hanya aku dan Engkau....
Jatinangor, 15 April 2014
19.00 wib
Tidak ada komentar:
Posting Komentar